Jumat, 23 November 2012

Generasi Baru Toyota Prius Pakai AWD







Toyota coba melakukan pengembangan pada varian hybrid andalannya, Prius. Pabrikan raksasa asal Jepang ini berniat menggunakan sistem e-AWD atau penggerak semua roda pada genarasi anyar Prius.

Nantinya, New Prius dengan All Whell drive ini akan siap diberikan kepada publik dalam beberapa tahun kedepan.

Rumor yang ada saat ini, generasi anyar Toyota Prius dengan All Wheel Drive ini akan menggunakan nama model 2015. Artinya, mobil ini siap dijual ke pasar automotif global 2014 mendatang.

New Prius dengan AWD ini akan menggunakan mesin 1,8 liter, dengan motor listrik yang ukurannya diperkecil, tapi tetap dengan tenaga yang besar.

Namun yang paling berbeda adalah perubahan pada sistem e-AWD. Sistem ini menggunakan motor listrik yang menyalurkan tenaga ke roda belakang, dan kemudian akan didistribusikan ke semua roda.

Dengan sistem All Wheel Drive elektrik ini kecepatan mobil bisa bertambah hingga 59 km/jam. Toyota Prius 2013 hanya membutuhkan 3,1 liter bahan bakar buat 100 km dan memancarkan emisi gas buang hanya 70 g/km CO2.

Sedangkan baterai menggunakan hibrida nikel-metal. Rincian tambahan Toyota Prius 2015 memang masih terbatas untuk saat ini, dan mungkin akan diumumkan saat new Prius ini siap diluncurkan.




Sumber : outos.Okezone.com

Toyota Prius 2015 Berteknologi Gerak Semua Roda







Toyota siap menghadirkan Prius 2015 dengan sistem gerak semua roda, seperti ditulis Autoexpress, kemarin (15/11). "Roda belakang juga akan digerakkan oleh motor listrik yang termasuk dalam sistem e-4WD yang dapat bergulir hingga 59 kpj. Targetnya adalah pasar yang memiliki musim salju," kata orang dalam Toyota.

Sumber dari Toyota itu juga membocorkan bahwa bobot ikut dipangkas sekitar 70 kg. Sumber pengurangan terbesar berasal dari mesin. "Mesin 1,8 liter yang dipakai saat ini akan dimodifikasi. Inverter dan motor listrik akan dibuat lebih ramping, meski begitu mampu memberikan tenaga yang lebih besar," tambahnya.

Alhasil, Prius terbaru ini bukan saja melesat lebih cepat dari model sebelumnya, melainkan juga efisien bahan bakar sampai 31,8 kpl dengan emisi gas buang hanya 70 g/km. Hasil tersebut lebih baik 25 persen dari model yang kini dijual.

Untuk desain, ubahannya cukup ekstrem. "Bonnet direndahkan sampai 90 mm sehingga mengubah tampilan muka secara ekstrem. Akan ada pergeseran besar pada pilar A dan juga posisi atap," beber sumber tersebut. Dengan desain baru tersebut, diakuinya, ruang kabin dan bagasi jadi lebih lapang. Saking lapangnya, bisa memuat 4 set tas golf.

Seiring ubahan tersebut, para insinyur masih tetap mempertahankan baterai dengan nickel-metal hydride dan juga lithium-ion teknologi canggih untuk versi plug-in hybrid. Menurut mereka, komponen tersebut tergolong lebih murah dan memiliki kinerja yang bagus, baik dari sisi penyimpanan energi maupun penyaluran tenaga.



Sumber : otomotif.kompas.com